Ia masih berdarah
masih jua terluka
zahir dibalut tawa
parah tak siapa melihat
rindu masih bertandang
sayang masih berbunga
kasih masih meraja
cinta masih terasa
dikau menyuluh hari gelapku
terangi jiwa dengan kasihmu
sirami hati dengan seluruh warna bahagia
menuntun tanganku disisimu selalu
kasih tandanglah dalam hariku
sinari kembali waktu dukaku
hujani aku dengan cintamu
dakaplah aku seperti selalu
sesungguhnya aku terlalu merindumu
merindu saat dulu yang sirna
kini pudar sudah segalanya
hatimu surut rasa kasihnya
jiwamu mengasing aku
terlukalah aku disini
merawat luka sendiri
pergilah dikau wahai cintaku
berlarilah engkau dari sisi
berlalulah engkau dengan memori
biarkan aku sendiri
menyulam kasih tersisa
sesungguhnya kasihmu akan mekar di hati
cintamu akan tetap berdiri
disini,jauh di dalam hati
aku masih menyintamu,ketahuilah..
No comments:
Post a Comment