berteleku aku di pinggir jendela
memandang bulan yang jauh di sana
perlukah aku khabarkan padanya?
perlukah ku ceritakan duka?
sedang dia takkan bisa bersuara
takkan pernah akan mengerti
sedalam lautan pun takkan
bisa menyamai rinduku padanya
sedering mentari pun takkan
pernah akan sehangat cintaku padanya
setinggi gunung pun takkan
menyamai kasihku padanya
sedang dia itu
telah pergi meninggalku sendiri
telah berlalu dan mengisi mimpi
tidur malamku tak seindah dulu lagi
dan waktu siangku tak beerti
gelak tawamu
bisikan suaramu
rendang cintamu
sentuhan kasihmu
masih tegar di bayangan mata
meski kau..
telah kini bersamaNya.
No comments:
Post a Comment