jemarimu yang pernah mengelusku
aku merindukannya
bibirmu yang pernah mengucup pipiku
aku menginginkannya
suaramu yang halus membisik cinta
aku membutuhkannya
seakan lari mereka dariku
dan aku tak mampu mengejarnya
lantas aku menopang seorang diri
menunduk memandang bumi
meratap sunyi sepi
tiada yang sudi temani
jiwaku dihambat resah tak berpenghujung
merindu kamu yang entah dimana
mengasihimu yang menghilang
mencinta kamu yang membenci
terima kasih atas kasih palsumu
biar kau menggantung aku tiada talinya
aku masih tegar mencinta
aku masih setia mengharap
bodoh aku dihina mereka
dungu aku dikeji dunia
aku masih mencinta
aku masih merindu
bodohnya aku masih menantimu
aku butakan mata
mata hati dan mata jiwa
aku pekakkan telinga
sepicing suara pun tak tersinggah lagi
aku hanya butuh suara cintamu
yang hilang itu.
No comments:
Post a Comment